Universitas
Negeri Yogyakarta (UNY) merupakan pengembangan dari IKIP Yogyakarta
yang telah berdiri 21 Mei 1964. Sejarah panjang UNY dalam dunia
pendidikan Indonesia telah menghasilkan tenaga kependidikan dan
nonkependidikan yang berkualitas unggul. Banyak tenaga pengajar
berkualifikasi S2 dan S3, pegawai profesional, perpustakaan universitas
dan fakultas yang lengkap, pusat komputer, jaringan internet 24 jam,
sarana olahraga berstandar internasional, pusat bahasa, laboratorium
penelitian modern, dan lingkungan yang asri membuat kampus yang dijuluki
The Green Campus ini menjadi salah satu universitas terfavorit dan
layak diperhitungkan. Untuk menjawab tantangan global, mulai tahun 2008,
UNY telah siap menuju World Class University.
Pengakuan internasional berupa
sertifikasi terhadap kegiatan manajemen. proses, dan fasilitas pendukung
sangat diperlukan dalam persaingan di era global. Untuk menuju World
Class University, UNY saat ini telah berhasil mendapatkan sertifikasi di
bidang kegiatan manajemen yaitu Standar manajemen Mutu (SMM)
International Organization for standardization (ISO) 9001:2008.
Sebagai Institusi yang memfokuskan diri
pada jasa layanan pendidikan, sejak tahun 2006 UNY telah merintis proses
sertifikasi SMM ISO 9001:2000. Sertifikat ISO ini diawali oleh Fakultas
Teknik (FT), yaitu Jurusan Pendidikan Teknik Mesin dan Pendidikan
Teknik Elektro pada 2007. Setahun Kemudian 4 Jurusan lain di FT menyusul
memperoleh sertifikat ISO 9001:2000.
Langkah tersebut diikuti oleh 10 unit
kerja lain di UNY, yaitu Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam;
Fakultas Bahasa dan Seni; Fakultas Ilmu Pendidikan; Fakultas Ilmu Sosial
dan Ekonomi; Fakultas Ilmu Keolahragaan; Lembaga Penelitian; Lembaga
Pengabdian Masyarakat; Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan,
Perencanaan dan Sistem Informasi; Biro Administrasi Umum dan Keuangan;
dan Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan mengajukan sertifikasi ISO
9001:2000 di tahun 2008. Awal tahun 2009 kesepuluh unit kerja di UNY
tersebut dinyatakan berhak dan layak menerima Sertifikat ISO 9001:2000
yang dikeluarkan oleh PT. Sucofindo Jakarta. Upacara penyerahan
sertifikat ISO 9001:2000 bagi kesepuluh unit kerja di UNY tersebut
dilakukan oleh Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Bambang Sudibyo,
M.B.A., pada 23 Maret 2009. Pada kesempatan tersebut diserahkan pula
penghargaan dari PT. Sucofindo kepada Rektor UNY sebagai perguruan
tinggi yang 11 unit kerjanya telah bersertifikat ISO 9001:2000 dan pada
tahun 2010 kesebelas unit kerja tersebut melakukan migrasi dari
Sertifikat ISO 9001:2000 ke ISO 9001:2008.
Dampak dari sertifikasi yang diterima
UNY cukup banyak, diantaranya semakin banyaknya lembaga mitra menjalin
kerjasama dengan UNY, dan juga beberapa perguruan tinggi negeri
melakukan studi banding di UNY khusus tentang sertifikasi ISO. Manfaat
ke dalam UNY sendiri sangat dirasakan dengan semakin tertibnya kegiatan
perkuliahan dan kegiatan administrasi di UNY. Kegiatan sertifikasi tidak
berhenti pada diterimanya sertifikat saja melainkan keberlanjutan dari
diperolehnya sertifikat tersebut yaitu selalu meningkatkan pelaksanaan
pedoman yang telah ditetapkan, melakukan monitoring internal (audit
internal), dan setiap satu tahun usia sertifikat akan dilakukan
Surveillance Audit oleh PT. Sucofindo.
Sejarah UNY
Sejarah IKIP Yogyakarta tidak dapat
dilepaskan dengan keberadaan Fakultas Pedagogik (FP) Universitas Gajah
Mada yang didirikan pada tanggal 19 September !955. pada waktu itu FP
UGM memiliki dua bagian, yaitu Bagian Pendidikan dan Bagian Pendidikan
Jasmani.
Pada tanggal 2 Februari 1962, Fakultas Pedagogik dipecah menjadi tiga fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Pendidikan Djasmani (FPD), dan Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan (FKIP). Namun pada 1963 FPD dimasukan kedalam lingkungan Departemen Olahraga dan dijadikan Sekolah Tinggi Olahraga (STO).
Pada tanggal 2 Februari 1962, Fakultas Pedagogik dipecah menjadi tiga fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Pendidikan Djasmani (FPD), dan Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan (FKIP). Namun pada 1963 FPD dimasukan kedalam lingkungan Departemen Olahraga dan dijadikan Sekolah Tinggi Olahraga (STO).
Pada masa itu tuntutan terhadap dunia
pendidikan semakin tinggi sehingga permintaan tenaga pengajar juga
tinggi. FKIP UGM begitu digemari sehingga jumlah mahasiswa pada tahun
1962 mencapai 1469 orang. Untuk mengatasi hal itu maka kemudian muncul
Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 92 th 1962 tentang
didirikannya Institut Pendidikan Guru (IPG).
Pada 3 January 1963 diterapkan penyatuan
antara FKIP dan IPG menjadi IKIP. Begitu juga dengan FIP yang kemudian
juga disatukan kedalam IKIP.
Saat awal pertumbuhannya dibulan September 1965, IKIP Yogyakarta memiliki lima fakultas, yakni Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Keguruan Ilmu Eksata (FKIE), Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS), Fakultas Keguruan Ilmu Sosial (FKIS), dan Fakultas Keguruan Teknik (FKT). IKIP Yogyakarta juga belum memiliki gedung sendiri. Kegiatan perkuliahan masih menumpang di gedung milik UGM, berbagai sekolah negeri (SD, SMP,dan SMA) di Yogyakarta, dan gedung gedung milik Kraton Kesultanan Yogyakarta. Pada tahun 1977, STO bergabung menjadi bagian IKIP Yogyakarta dengan nama Fakultas Keguruan Ilmu Keolahragaan (FKIK).
Saat awal pertumbuhannya dibulan September 1965, IKIP Yogyakarta memiliki lima fakultas, yakni Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Keguruan Ilmu Eksata (FKIE), Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS), Fakultas Keguruan Ilmu Sosial (FKIS), dan Fakultas Keguruan Teknik (FKT). IKIP Yogyakarta juga belum memiliki gedung sendiri. Kegiatan perkuliahan masih menumpang di gedung milik UGM, berbagai sekolah negeri (SD, SMP,dan SMA) di Yogyakarta, dan gedung gedung milik Kraton Kesultanan Yogyakarta. Pada tahun 1977, STO bergabung menjadi bagian IKIP Yogyakarta dengan nama Fakultas Keguruan Ilmu Keolahragaan (FKIK).
Pada tanggal 1 january 1971, terjadi
perkembangan penting di IKIP Yogyakarta yaitu berdirinya Perpustakaan
Pusat IKIP Yogyakarta. Sebagai jantung ilmu pengetahuan di perguruan
tinggi, pembinaan perpustakaan dilakukan langsung di bawah rector.
Sementara itu, mulai tahun 1972 IKIP Yogyakarta menggunakan Sistem
Kredit Semester (SKS) untuk perkuliahan. Dengan berlakunya SKS ini maka
mulai 1973 dalam satu tahun ada dua pendaftaran perkuliahan yang
dilaksanakan secara semesteran menggantikan sistem sebelumnya.
Mulai tahun 1981/1982 IKIP Yogyakarta
mulai membuka program S2 yaitu program studi Penelitian dan Evaluasi.
Program ini merupakan hasil afiliasi antara IKIP Yogyakarta dengan IKIP
Jakarta. Pada 7 September 1982 juga telah diselenggarakan Program telah
diselenggarakan Program S2 Pendidikan FIsika. Program ini merupakan
penugasan dari Ditjen Dikti dan penyelenggaraanya mendapat bantuan dari
UGM. Kemudian disusul pembukaan S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
pada 16 September 1983.
Pada tahun 1999 IKIP Yogyakarta diberi
perluasan mandate menjadi Universitas yang diberikan oleh pemerintah
melalui Keputusan Presiden RI no 93 th 1999. Seiring dengan itu terjadi
perluasan orientasi program yang difokuskan pad upaya sosialisasi IKIP
Yogyakarta yang tidak hanya terbatas di dalam negeri saja, akan tetapi
menuju wawasan global. Orientasi program pun ditambah dengan program
internasionalisasi universitas.
Perubahan IKIP Yogyakarta menjadi
Universitas Yogyakarta (UNY) memang mengandung pro dan kontra di dalam
masyarakat. Hal ini menunjukan adanya indikasi kuat dan valid bahwa IKIP
Yogyakarta memang telah menjadi bagian penting dari system kehidupan
masyarakat dan system pendidikan nasional di Indonesia. Dinamika dan
wacana dalam masyarakat menggambarkan adanya kekhawatiran akan
terlantarnya pendidikan guru setelah IKIP Yogyakarta berubah menjadi
UNY.
Kecemasan masyarakat tersebut justru
mempunyai nuansa positif yang memacu UNY untuk dapat meyakinkan semua
pihak bahwa di masa yang akan datang tetap mempertahankan pendidikan
guru. Perubahan IKIP Yogyakarta menjadi UNY diharapkan meningkatkan
sistem pendidikan guru karena para dosen di jurusan dapat melakukan
fertilisasi silang keilmuan antara mereka yang berlatar belakang
kependidikan dan berlatar belakang ilmu dasar.
Pada tahun 2007, survey dari Ditjen
Dikti RI menyatakan bahwa UNY merupakan satu-satunya Lembaga Pendidikan
Tenaga Kependididkan (LPTK) diantara 20 universitas di Indonesia yang
layak masuk (the most promosing university) ke kelas dunia.
Untuk itu UNY segera membentuk tim Pengembang UNY menuju World class
university (WCU) yang diantaranya bertugas menyiapkan kisi-kisi
instrument pengembangan UNY menuju WCU.
Kerja keras tersebut menuai hasil pada
tahun 2009, sebanyak 11 unit kerja di UNY dinyatakan layak menerima
setifikat ISO 9001:2000 yang dikeluarkan oleh PT. Sucifindo Jakarta.
Upacara penyerahan Sertifikat ISO 9001:2000 tersebut dilakukan Mendiknas
RI, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA. Pada 21 April 2009 melalui menteri
Keuangan RI No. 130/KMK.05/2009, UNY telah ditetapkan sebagai instansi
pemerintah yang menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
(PK-BLU) secara penuh. Pada tahun 2010, UNY menerapkan ISO 9001:2008.
Saat ini UNY terus berupaya meningkatkan diri melalui peningkatan kualitas manajemen institusi pendididkan dan dosen, keunggulan dan kepemimpinan, maupun dukungan fasilitas disemua fakultas dan unit-unit bertaraf internasional. Sejak tahun 2007 UNY telah mengembangkan paradigm pembelajaran online terpadu (E-learning UNY) dan berlangganan jurnal elektronik dari proQuest yang memuat tidak kurang dari 700 jurnal internasional di bidang pendidikan. Akses LAN di area kampus melalui nirkabel juga telah tersedia melalui hotspot wifi di 43 titik strategis dengan coverage area mencapai 80% wilayah kampus. Di samping itu, UNY juga tengah membangun networking dengan berbagai universitas dan pusat riset seluruh dunia.
Saat ini UNY terus berupaya meningkatkan diri melalui peningkatan kualitas manajemen institusi pendididkan dan dosen, keunggulan dan kepemimpinan, maupun dukungan fasilitas disemua fakultas dan unit-unit bertaraf internasional. Sejak tahun 2007 UNY telah mengembangkan paradigm pembelajaran online terpadu (E-learning UNY) dan berlangganan jurnal elektronik dari proQuest yang memuat tidak kurang dari 700 jurnal internasional di bidang pendidikan. Akses LAN di area kampus melalui nirkabel juga telah tersedia melalui hotspot wifi di 43 titik strategis dengan coverage area mencapai 80% wilayah kampus. Di samping itu, UNY juga tengah membangun networking dengan berbagai universitas dan pusat riset seluruh dunia.
Komentar
Posting Komentar